Rabu, 01 Februari 2012

Mitsubishi Outlander Sport Dipasarkan Akhir 2012

Dalam perhelatan 19th Indonesia International Motor Show (IIMS) 2011 yang berakhir 31 Juli mendatang, di stan Mitsubishi dipajang produk-produk yang akan dipasarkan di tanah air, salah satunya Outlander Sport. PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), agen pemegang merek (APM) Mitsubishi di Tanah Air, sebenarnya sudah memperkenalkan crossover ini pada Agustus tahun lalu, tapi masih memakai nama ASX Outlander Sport.
"Sebenarnya ASX sudah dipamerkan di IIMS tahun lalu untuk pengenalan. Kali ini (IIMS 2011), kami ingin melihat seberapa besar minat konsumen, sebelum diluncurkan," ujar Rizwan Alamsjah, Marketing Division Executive Director KTB saat menjawab Kompas.com, di IIMS, kemarin (26/7).
Outlander Sport merupakan crossover berbekal mesin 2.000 cc 16 Valve Inline DOHC MIVEC yang menghasilkan tenaga maksimum 150 PS pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 20,1 kgm pada 4.200 rpm. Mitsubishi mengklaim, konsumsi bahan bakar tercatat 15,2 km/L untuk jenis 2WD dan 15.0km/L untuk model 4WD.
Beberapa sistem keamanan yang ada pada crossover ini adalah lampu HID, SRS knee airbag, curtain airbag, Emergency Stop Signal System (ESS) yang otomatis mengedipkan lampu tanda bahaya pada pengereman tiba-tiba atau penggunaan Anti-lock Braking System (ABS) dan Electronic Time and Alarm Control System (ETACS).
Untuk meningkatkan kenyamanan berkendara, Outander juga punya teknologi Active Stability Control (ASC). Fitur ini mendeteksi kondisi kendaraan dan operasi pengemudian berdasarkan data dari semua jenis sensor dan Electronic Control Units (ECUs). Ia memberikan tekanan pengereman dan mengatur torsi mesin yang sesuai untuk mencegah gerakan slip dan tidak stabil akibat perubahan arah kemudi yang tiba tiba atau kehilangan traksi dipermukaan licin. Trus, juga ada Hill Start Assistance (ASM) sebuah rem parkir elektronik yang mampu mendeteksi dan mencegah kendaraan bergerak mundur ketika berjalan pada kemiringan.
Mitsubishi memberikan isyarat peluncuran resmi Outlander ke pasar domestik. "Setelah lebaran, nanti saja kita bicarakan lagi. Pada waktunya pasti informasi ini disampaikan," tutup Rizwan.
Sumber : - | Author : KOMPAS.COM/SABASTIAN